Perusahaan Blockchain.com PHK 150 Karyawan Imbas Kasus 3AC - Keuangan ZIGI.ID
Logo
CEO Blockchain.com Peter Smith
keuangan
CEO Blockchain.com Peter Smith
Photo: Instagram/@onemorepeter
CEO Blockchain.com Peter Smith

ZIGI – Meskipun diminati oleh dunia digital saat ini, start-up kripto Blockchain.com juga terpengaruh dengan gelombang PHK (Pemutus Hubungan Kerja) yang mengancam beberapa perusahaan. Gelombang PHK terjadi di berbagai perusahaan karena perkembangan ekonomi dunia yang mengalami pasang surut.

Belum lama ini, perusahaan seperti Meta, Tesla hingga Netflix juga ikut imbas dari gelombang PHK. Apakah Blockchin.com lakukan PHK juga dipengaruhi oleh perekonomian dunia? Yuk simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: OpenSea PHK Karyawan Usai Penjualan NFT Drop dan Masalah Internal

Blockchain PHK Sekitar 25 Persen Pegawai

CEO Blockchain.com Peter Smith
Photo : Instagram/@onemorepeter
CEO Blockchain.com Peter Smith

Melansir dari CNBC Internasional, perusahaan start-up kripto Blockchain.com lakukan PHK besar-besaran. Perusahaan yang berbasis di Luxemburg ini mengatur kebijakan PHK sekitar 25 persen dari seluruh pegawainya.

Sebab kebijakan PHK Blockchain, sekurangnya terdapat 150 posisi di perusahaan yang terkena imbas sejak berdirinya pada 2012 lalu. Bahkan perusahaan yang beroperasi di Argentina harus ditutup dan beberapa rencana ekspansi ke depan juga dihentikan.

Kebijakan perusahaan yang dikelola oleh Peter Smith ini telah diberitahukan kepada seluruh karyawannya di seluruh dunia sejak Kamis, 21 Juli 2022. 

Adapun dampak kebijakan PHK Blockchain.com berimbas kepada 44 persen karyawan di Argentina lalu 26 persen tenaga lepas yang berlokasi di Amerika Serikat dan 16 persennya di United Kingdom.

Kebijakan PHK Blockchain Akibat Perusahaan Investasi Kripto 3AC

Ilustrasi Uang Kripto
Photo : Unsplash
Ilustrasi Uang Kripto

Aturan kebijakan PHK Blockchain.com sebanyak 25 persen rupanya imbas dari kebangkrutan perusahaan investasi kripto Three Arrows Capital (3AC). Pasalnya, perusahaan yang sudah berdiri sejak 2012 ini telah memberikan pinjaman senilai Rp US$ 270 juta (Rp4 triliun) kepada 3AC.

Kendati demikian, Bloackchain telah mengakui bahwa uang yang dipinjamkannya ke 3AC merupakan alasan yang membuat perusahaan kehilangan aset hingga melakukan PHK. Terlebih kondisi industri finansial berbasis kripto saat ini mulai merosot setelah stablecoin Terra runtuh pada Mei lalu.

Selain Blockchain.com, perusahaan start-up kripto lainnya yakni Celcius dan Voyager Digital juga mengalami kerugian setelah meminjamkan uang kepada 3AC dalam bentuk kripto senilai triliunan rupiah.

Sementara kedua pendiri 3AC, Su Zhu dan Kyle Davies hingga sekarang belum diketahui keberadaannya sejak pekan lalu. Pengadilan Tinggi Singapura juga sudah memberikan putusan sela (interim relief) sehingga dua likuidator asal Amerika Serikat akan melacak keberadaan kedua pendiri 3AC tersebut.

Perusahaan investasi 3AC ini menghilang beberapa pekan setelah mengajukan proses kebangkrutan di pengadilan New York. Diketahui perusahaan tersebut telah bangkrut dan gagal membayar utang sekitar Rp9,9 triliun. 

Sementara perwakilan hukum Crumpler dan Farmer di Singapura tengah mencari ketetapan hukum terhadap kedua pendiri 3AC dan jika ketetapan sudah diberikan, seluruh aset milik Zhu dan Davies akan disita.

Untuk diketahui, Blockchain.com merupakan penyedia dompet kripto dan salah satu bursa terbesar di dunia. Sekitar sepertiga dari transaksi Bitcoin terjadi melalui dompet digital mereka.

Baca Juga: Perusahaan Kripto Three Arrows Gagal Bayar Utang Rp 9,9 Trilliun

  • Editor: Jean Ayu Karna Asmara
Recommended

Mengenal Perbedaan Kredit dengan Agunan dan Tanpa Agunan

  • 06 Agustus 2022, 18:30 WIB
Dalam mengajukan pinjaman atau kredit memiliki beberapa syarat seperti adanya agunan (jaminan aset berharga) atau tanpa agunan.

Sejumlah Saham Media Sosial Anjlok Karena Twitter dan Snap

  • 23 Juli 2022, 18:54 WIB
Sejumlah saham pemilik perusahaan media sosial seperti Meta hingga Google Alphabet Inc merosot karena Twitter dan Snap.

Tips untuk Gen Z Agar Dapat Membeli Rumah Pertama

  • 22 Juli 2022, 07:16 WIB
Membeli rumah bagi generasi muda cukup sulit dilakukan mengingat naiknya harga lahan tanah hingga kebutuhan pokok setiap tahunnya.

Donasi Rp300 T, Bill Gates Sebut Akan Keluar dari Daftar Orang Terkaya

  • 19 Juli 2022, 17:15 WIB
Bill Gates keluar dari daftar orang terkaya di dunia, berjanji akan menyumbangkan sebagian besar kekayaannya ke yayasan.

8 Alat Pembayaran Perdagangan Internasional yang Berlaku Saat Ini

  • 14 Juli 2022, 17:34 WIB
Membeli barang di luar negeri memerlukan alat pembayaran yang diterapkan oleh eksportir, ada letter of credit hingga paypal.

Meta Tutup Dompet Digital Kripto Novi, Tidak Bisa Top Up Per Juli 2022

  • 04 Juli 2022, 17:39 WIB
Meta resmi menutup dompet digital kripto Novi pada September mendatang, pengguna diharapkan segera menarik uang sebelum 22 Juli.
The Latest
Toko online

6 Ide Promo Kemerdekaan 17 Agustus untuk Bisnis Online

  • 15 Agustus 2022, 19:32 WIB
Ilustrasi Keuangan

Pengertian, Manfaat dan Tingkatan Literasi Keuangan Bagi Generasi Muda

  • 15 Agustus 2022, 08:00 WIB
Ilustrasi Hak Kekayaan Intelektual

Pengertian dan Manfaat HKI alias Hak Kekayaan Intelektual untuk Bisnis

  • 13 Agustus 2022, 08:00 WIB
Ilustrasi WFO

5 Tips Mengatur Keuangan Saat Kembali Work From Office

  • 11 Agustus 2022, 07:00 WIB
Ilustrasi Modus Penipuan

4 Cara Lapor dan Cek Rekening Penipu Secara Online

  • 10 Agustus 2022, 07:00 WIB
INDEKS