Mengenal Perbedaan Investasi SBR dan ORI, Cocok untuk Gen Z - Keuangan ZIGI.ID
Logo
Savings
keuangan
Savings
Photo: Berbagai Sumber
Savings

ZIGI – SBN menjadi salah satu instrumen investasi yang dapat dilirik oleh para Gen-Z karena dinilai memiliki resiko yang lebih rendah dibandingkan instrument lain seperti saham, ataupun koin kripto. Instrumen ini dinilai aman karena pembayaran imbalan dan pokoknya dijamin langsung oleh pemerintah.

Salah satu produk dari SBN adalah Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan Savings Bond Ritel (SBR). Keduanya merupakan produk turunan dari SBN konvensional.

Kedua produk ini dapat kalian peroleh dengan minimal pemesanan sebesar Rp1 juta dan maksimal pemesanan sebesar Rp2 milliar. Lalu apa saja perbedaan antara ORI dan SBR? Berikut penjelasannya.

Baca Juga: 3 Prinsip Investasi Menurut Ray Dalio, Penting Diversifikasi Aset

Jangka Waktu ORI dan SBR

Ilustrasi saham
Photo : Pixabay
Ilustrasi saham

Secara umum, SBR dan ORI memiliki jangka waktu kepemilikan yang berbeda. Untuk SBR, jangka waktu kepemilikannya adalah selama 2 tahun, sedangkan ORI adalah 3 tahun.

Perlu dicatat pula, ORI memiliki ketentuan Minimum Holding Period (MHP) dimana investor belum boleh memindahbukukan kepemilikan ORI-nya.

Produk ORI dan SBR Yang Ditawarkan Pemerintah

Sri Mulyani
Photo : Antara
Sri Mulyani

Pemerintah telah menawarkan beberapa produk ORI dan SBR kepada masyarakat ataupun investor. Yang terbaru, pemerintah menawarkan ORI kepada masyarakat Indonesia dengan seri ORI021 sebagai alternatif investasi yang aman, mudah, terjangkau dan menguntungkan.

ORI021 merupakan seri ORI ke-21 yang diterbitkan oleh Pemerintah dan penjualannya dilakukan secara online melalui e-SBN.

Sedangkan, untuk SBR, pemerintah juga telah menawarkan SBR seri SBR011 yang hadir sebagai alternatif investasi untuk mencapai tujuan keuangan dengan cara yang aman, menguntungkan, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam pembiayaan APBN, termasuk untuk membantu pemulihan ekonomi Indonesia karena dampak pandemi Covid-19.

Tingkat Kupon ORI dan SBR Berbeda

Manajer Investasi
Photo : Berbagai Sumber
Manajer Investasi
  • Editor: Raynard Kristian Bonanio
Recommended

3 Prinsip Investasi Menurut Ray Dalio, Penting Diversifikasi Aset

  • 15 Juni 2022, 13:03 WIB
Menurut Ray Dalio, penting diversifikasi aset dan portofolio yang tahan di setiap kondisi ekonomi agar keuntungan optimal.

4 Tips Investasi Karya Seni Rupa Fisik Termasuk Lukisan dan Patung

  • 14 Juni 2022, 07:00 WIB
Tips investasi karya seni rupa fisik dalam bentuk lukisan, patung, seni kayu, dan lain-lain. Bisa terjual hingga miliaran rupiah.

Pengertian Investasi Leher ke Atas, Contoh hingga Manfaat

  • 11 Juni 2022, 17:24 WIB
Investasi leher ke atas sangat cocok dilakukan oleh Gen Z karena berbiaya murah dan memiliki manfaat besar di masa akan datang.

4 Financial Trap yang Harus Dihindari agar Tak Menyesal Tua Nanti

  • 09 Juni 2022, 08:45 WIB
Jebakan keuangan atau financial trap kerap membuat seseorang mengalami kiamat finansial saat menginjak usia tua.

Kisah Investor Legendaris Jos Parengkuan, Pendiri Syailendra Capital

  • 02 Juni 2022, 17:41 WIB
Jos Parengkuan adalah salah satu pendiri Syailendra Capital, pengelola dana investasi reksadana yang mendapat penghargaan.

5 Lembaga Investasi Terbesar Dunia, Kelola Dana Triliunan

  • 01 Juni 2022, 18:29 WIB
Lembaga Investasi ini mampu meraup keuntungan tinggi lewat pengelolaan dana investasi triliunan dollar.
The Latest
Jukiverse

Pionicon Bawa Jukiverse NFT Mejeng di New York

  • 29 Juni 2022, 16:32 WIB
Elon Musk

PHK Dimulai! Elon Musk Pecat 200 Karyawan Pabrik Tesla

  • 29 Juni 2022, 13:37 WIB
3AC

Perusahaan Kripto Three Arrows Gagal Bayar Utang Rp 9,9 Trilliun

  • 29 Juni 2022, 11:14 WIB
Trading

Reksadana ETF vs Reksadana Biasa, Mana Lebih Cuan?

  • 29 Juni 2022, 07:00 WIB
Bank

Tips Memilih Rekening Tabungan Agar Saldo Tidak Tergerus

  • 28 Juni 2022, 15:54 WIB
INDEKS