5 Tips Mengatur Investasi di Tengah Resesi Global - Keuangan ZIGI.ID
Logo
Ilustrasi Investasi
keuangan
Ilustrasi Investasi
Photo: Unsplash
Ilustrasi Investasi

ZIGI – Ancaman resesi global sudah dipastikan terjadi pada tahun 2023. Hal ini diungkapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beberapa waktu lalu meskipun belum bisa dipastikan seberapa berat dampak serta lama dari resesi global berlangsung.

Prediksi adanya resesi global di tahun 2023 juga sempat disampaikan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Menurutnya, potensi resesi global terjadi dipicu dengan adanya kebijakan berupa kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral di beberapa negara.

Melansir dari Katadata.co.id, pakar dan analis Finansial Ajaib Sekuritas, Yazid Muamar menyarankan agar para investor mempersiapkan keuangan seoptimal mungkin untuk mengurangi dampak resesi. Berikut tips investasi guna mencegah dampak langsung dari resesi global. Yuk simak ulasannya di bawah ini!

Baca Juga: 4 Tips Antisipasi Dampak Inflasi dan Stagflasi Global Ala OJK

1. Perencanaan Keuangan yang Matang

ilustrasi keuangan
Photo : Unsplash
ilustrasi keuangan

Menghadapi resesi global harus dipersiapkan dari sekarang agar tidak merasakan dampak secara langsung. Dengan persiapan keuangan yang matang membuat seseorang akan lebih mudah menahan diri untuk bertindak boros selama resesi berlangsung.

Salah satunya dengan rumus 10-20-30-40. Sebesar 20 persen dari dana investasi dialokasikan untuk dana darurat, semakin besar angkanya maka semakin besar pula persiapan kamu untuk memenuhi kebutuhan di tengah kondisi resesi ekonomi.

2. Atur Pos Pengeluaran

Ilustrasi Investasi
Photo : Unsplash
Ilustrasi Investasi

Setelah menerima uang pendapatan kamu dalam sebulan maka jangan lupa untuk membaginya dalam beberapa pos diantaranya adalah pos pengeluaran. Salah satu pos pengeluaran yang perlu diatur adalah pengeluaran tidak penting misalkan saja jajan, nongkrong dan sejenisnya.

Hindari untuk menambah beban dengan utang seperti kredit motor dan sejenisnya agar tidak kelelahan dalam keuangan. Jika masih merasa berat dengan beban yang kamu miliki maka bisa konsultasikan terlebih dahulu ke lembaga jasa keuangan.

3. Atur Portofolio Investasi

Ilustrasi Investasi
Photo : Unsplash
Ilustrasi Investasi

Apabila kondisi pasar global mulai menurun, alangkah baiknya untuk memperbaiki portofolio investasi kamu ke bentuk yang lebih aman seperti investasi dengan fundamental yang lebih kuat maupun reksa dana pasar uang. 

Hal ini bertujuan agar keuangan kamu tidak goyah selama resesi global berlangsung. Dengan fundamental investasi yang kuat membuat investor tidak merugi.

4. Lihat Peluang

Ilustrasi Investasi
Photo : Unsplash
Ilustrasi Investasi

Baik dalam kondisi resesi global maupun tidak, mencermati peluang berinvestasi sangat penting untuk dilakukan. Meskipun dalam kondisi resesi global sekalipun, kesempatan bisa datang kapan saja. Oleh sebab itu, investor sebaiknya mengetahui instrument yang aman dalam berinvestasi diantaranya saham dan reksa dana.

5. Tidak Perlu Panik

Ilustrasi Sikap
Photo : Unsplash
Ilustrasi Sikap

Ketika memasuki resesi global, orang-orang akan mulai panik karena sejumlah harga bahan pokok mulai naik. Sebaiknya jalani kehidupan seperti hari biasa pada umumnya dan konsumsi produk-produk lokal untuk membantu perekonomian nasional.

Kondisi harga bahan pokok mahal sebenarnya sudah sering dirasakan oleh masyarakat Indonesia karena bahan-bahan pokok mulai naik seperti pengrajin tempe yang mengeluhkan dengan harga kedelai yang mahal dan masih banyak lagi.

Nah, di atas adalah tips-tips mengatur investasi di tengah ancaman resesi global yang diperkirakan akan terjadi pada 2023 mendatang. 

Baca Juga: Memahami Perbedaan Fintech dan Pinjaman Online

  • Editor: Jean Ayu Karna Asmara
Recommended

Mengenal Perbedaan Kredit dengan Agunan dan Tanpa Agunan

  • 06 Agustus 2022, 18:30 WIB
Dalam mengajukan pinjaman atau kredit memiliki beberapa syarat seperti adanya agunan (jaminan aset berharga) atau tanpa agunan.

IMF Ingatkan Potensi Resesi Ekonomi Global, Indonesia Bagaimana?

  • 27 Juli 2022, 19:30 WIB
Pada Selasa, 26 Juli 2022, IMF peringatkan kemungkinan resesi ekonomi global akibat inflasi hingga perang Rusia - Ukraina.

Sejumlah Saham Media Sosial Anjlok Karena Twitter dan Snap

  • 23 Juli 2022, 18:54 WIB
Sejumlah saham pemilik perusahaan media sosial seperti Meta hingga Google Alphabet Inc merosot karena Twitter dan Snap.

Perusahaan Blockchain.com PHK 150 Karyawan Imbas Kasus 3AC

  • 22 Juli 2022, 14:37 WIB
Perusahaan start-up Blockchain akan PHK sekitar 25 persen karyawannya karena imbas perusahaan kripto Three Arrows Capital.

Tips untuk Gen Z Agar Dapat Membeli Rumah Pertama

  • 22 Juli 2022, 07:16 WIB
Membeli rumah bagi generasi muda cukup sulit dilakukan mengingat naiknya harga lahan tanah hingga kebutuhan pokok setiap tahunnya.

Donasi Rp300 T, Bill Gates Sebut Akan Keluar dari Daftar Orang Terkaya

  • 19 Juli 2022, 17:15 WIB
Bill Gates keluar dari daftar orang terkaya di dunia, berjanji akan menyumbangkan sebagian besar kekayaannya ke yayasan.
The Latest
Haidhar Hibatullah dan Nagita Slavina

5 Hal yang Buat Bisnis Gagal Menurut Pendiri Esteh Indonesia

  • 07 Desember 2022, 07:00 WIB
Ilustrasi Rupiah Digital

5 Fakta Rupiah Digital, Berbeda dengan Uang Elektronik

  • 06 Desember 2022, 07:00 WIB
Ilustrasi PayPal

Cara Mudah Mencairkan Uang di PayPal ke Rekening Bank

  • 02 Desember 2022, 16:03 WIB
Ilustrasi Transaksi Bank

3 Perbedaan Layanan Transfer BI FAST dan Realtime Online

  • 30 November 2022, 19:00 WIB
ilustrasi bisnis mahasiswa saat wisuda

7 Ide Bisnis Mahasiswa saat Musim Wisuda, Tak Perlu Modal Banyak

  • 29 November 2022, 16:19 WIB
INDEKS