4 Tips Investasi Karya Seni Rupa Fisik Termasuk Lukisan dan Patung - Keuangan ZIGI.ID
Logo
Daniel Faria Gallery
keuangan
Daniel Faria Gallery
Photo: Berbagai Sumber
Daniel Faria Gallery

ZIGI – Saham ataupun reksadana menjadi instrumen yang paling umum digunakan untuk investasi. Investor kini mulai mencari keutungan maksimal dengan melakukan diversifikasi, salah satunya lewat investasi karya seni rupa fisik seperti lukisan, patung, karya seni kayu, dan lainnya.

Karya seni buatan Claude Monets atau Claudio Picasso contohnya, menjadi instrumen yang menghasilkan miliaran rupiah. Selain itu, mengoleksi karya dari artis kontemporer seperti Andy Warhol dan Jean Michel Basquiat juga dapat memberikan keuntungan. 

Sedangkan di Indonesia, ada hasil karya Raden Saleh, Affandi, Hendra Gunawan, dan pelukis lainnya. Lalu apa saja tips yang patut kalian ingat sebelum berinvestasi melalui koleksi karya seni? Yuk simak artikel selengkapnya di bawah ini!

Baca Juga : 5 Kebiasaan Bill Gates yang Bisa Ditiru, Termasuk Memilih Partner

1. Alihkan Perhatian Kepada Seniman Muda

Rumah Lelang Christie
Photo : Berbagai Sumber
Rumah Lelang Christie

Salah satu tantangan dalam melakukan investasi melalui koleksi karya seni rupa adalah harga yang mahal. Sebut saja lukisan karya Raden Saleh yang pernah terjual hingga puluhan miliaran rupiah di luar negeri. 

Namun kalian bisa memulai mengoleksi karya seni rupa dengan harga terjangkau lewat mencari seniman-seniman muda yang potensial. Karya seniman muda biasanya memiliki harga yang tidak semahal karya monumental seperti milik Raden Saleh ataupun Picasso. 

2. Fokus ke Satu Genre atau Periode

Renaissance Era
Photo : Berbagai Sumber
Renaissance Era

Saat memulai investasi di pasar saham, tentunya seseorang akan fokus di sektor yang ia kuasai. Hal ini juga sama dalam investasi karya seni. 

Ada beberapa genre ataupun periode seni yang perlu diperhatikan secara seksama. Fokus ini juga penting agar bisa memahami nilai dan sejarah dari suatu karya seni yang ingin diincar. 

Tentukan pilihan kalian, entah menyukai ekspresionisme, surealisme, abstrak, karya-karya bergaya renaissance ataupun seni kontemporer.

  • Editor: Raynard Kristian Bonanio
Recommended

Mengenal Perbedaan Investasi SBR dan ORI, Cocok untuk Gen Z

  • 24 Juni 2022, 17:19 WIB
Investasi kepada SBR dan ORI dapat menjadi pilihan bagi generasi Z yang ingin investasi dengan resiko rendah.

3 Prinsip Investasi Menurut Ray Dalio, Penting Diversifikasi Aset

  • 15 Juni 2022, 13:03 WIB
Menurut Ray Dalio, penting diversifikasi aset dan portofolio yang tahan di setiap kondisi ekonomi agar keuntungan optimal.

Pengertian Investasi Leher ke Atas, Contoh hingga Manfaat

  • 11 Juni 2022, 17:24 WIB
Investasi leher ke atas sangat cocok dilakukan oleh Gen Z karena berbiaya murah dan memiliki manfaat besar di masa akan datang.

4 Financial Trap yang Harus Dihindari agar Tak Menyesal Tua Nanti

  • 09 Juni 2022, 08:45 WIB
Jebakan keuangan atau financial trap kerap membuat seseorang mengalami kiamat finansial saat menginjak usia tua.

Kisah Investor Legendaris Jos Parengkuan, Pendiri Syailendra Capital

  • 02 Juni 2022, 17:41 WIB
Jos Parengkuan adalah salah satu pendiri Syailendra Capital, pengelola dana investasi reksadana yang mendapat penghargaan.

5 Lembaga Investasi Terbesar Dunia, Kelola Dana Triliunan

  • 01 Juni 2022, 18:29 WIB
Lembaga Investasi ini mampu meraup keuntungan tinggi lewat pengelolaan dana investasi triliunan dollar.
The Latest
Jukiverse

Pionicon Bawa Jukiverse NFT Mejeng di New York

  • 29 Juni 2022, 16:32 WIB
Elon Musk

PHK Dimulai! Elon Musk Pecat 200 Karyawan Pabrik Tesla

  • 29 Juni 2022, 13:37 WIB
3AC

Perusahaan Kripto Three Arrows Gagal Bayar Utang Rp 9,9 Trilliun

  • 29 Juni 2022, 11:14 WIB
Trading

Reksadana ETF vs Reksadana Biasa, Mana Lebih Cuan?

  • 29 Juni 2022, 07:00 WIB
Bank

Tips Memilih Rekening Tabungan Agar Saldo Tidak Tergerus

  • 28 Juni 2022, 15:54 WIB
INDEKS