3 Emiten Batubara Cuan Gede di Q1 2022, Simak Daftarnya - Keuangan ZIGI.ID
Logo
Money
keuangan
Money
Photo: Vecteezy
Money

ZIGI – Melambungnya harga batubara di kuartal I tahun 2022 membuat perusahaan batubara Indonesia ikut kecipratan keuntungan. Di tahun 2022, harga batubara sempat menyentuh angka US$446 per ton pada 2 Maret 2022. Salah satu penyebab tingginya harga batubara diakibatkan perang Rusia-Ukraina yang terjadi di pertengahan kuartal I 2022 lalu.

Sanksi yang diterapkan oleh beberapa negara Eropa ke Rusia, membuat mereka harus mencari sumber energi baru untuk menghidupi listrik di negaranya. Kenaikan juga terjadi akibat krisis listrik di India.

Lalu bagaimana performa emiten batubara di sepanjang tahun 2022, berikut penjelasannya. 

PT Bayan Resources (BYAN)

Bayan Resources
Photo : Bayan
Bayan Resources

Perusahaan milik Low Truk Kwong ini menjadi emiten batubara yang mencatatkan keuntungan di kuartal pertama 2022. Bayan menyebut perseroan mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar US$783.83 Juta setara dengan Rp11,35 Trilliun, tumbuh sebsar 36,07% dari tahun sebelumnya di angka US$501,03 atau setara dengan Rp7,26 Trilliun. BYAN juga menjadi salah satu emiten dengan kapitalisasi pasar yang tinggi yaitu senilai Rp183 Trilliun.

Pada 20 Mei 2022 lalu, BYAN memutuskan untuk membagi dividen kepada para pemegang saham. Berdasarkan ringkasan risalah RUPS Tahunan yang dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2022, Bayan sepakat untuk melakukan pembagian dividen tunai sebesar US$1 Milliar atau setara dengan Rp14,56 Trilliun. Angka ini setara dengan US$0.30 per saham yang berasal dari laba ditahan yang tidak dicadangkan persereoan sampai akhir tahun 2021.

Berdasarkan laporan panduan perusahaan 2022, Bayan menargetkan produksi batubara sebanyak 37 juta hingga 39 juta ton. Bayan memilki lokasi pertambangan di Tabang, 180 km di barat laut Samarinda dan berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dengan 12 Izin Usaha Pertambangan.

Baca Juga : 10 Saham Favorit Anak Muda Berdasarkan Sektor, Perbankan Nomor 1

PT Adaro Energy Tbk (ADRO)

Adaro
Photo : Katadata
Adaro

Adaro Energy menjadi salah satu emiten batubara yang juga mendulang keuntungan besar di tahun 2022. Mengutip Kontan, Adaro Energy berhasil mencatatkan kinerja baik di tiga bulan pertama di tahun 2022. ADRO berhasil membukukan laba bersih senilai US$400.07 atau sekitar Rp5,8 Trillliun juta sepanjang kuartal I 2022. Kenaikan laba yang signifikan ini didorong oleh harga jual rata-rata batubara yang memang tengah tinggi. Perolehan laba ini naik sebsar 457,6% bila dibandingkan dengan periode tahun berjalan yang sama pada 2021 lalu.

Pada April 2022 lalu, Adaro menyebut telah mengekspor 300.000 ton batubara ke Eropa di tengah sanksi energi yang diberlakukan akibat konflik Rusia-Ukraina. Meskipun mendapatkan keuntungan lewat ekspor ke pasar Eropa, Adaro tetap memfokuskan diri kepada pasar Asia yang menjadi target utamanya.

Meskipun permintaan batubara dari Eropa sedang naik, negara seperti Jepang, Cina, Korea Selatan dan India tetap menjadi prioritas. Khusus untuk India, negara tersebut memang sedang mengalami krisis listrik. Berdasarkan laporan Kontan, Adaro mengekspor sekitar 13% batubaranya ke India dari total 12,59 juta ton batubara yang dimiliki.

Berdasarkan catatan RTI, hingga 30 Maret 2022, kapitalisasi pasar Adaro berada di angka Rp101.72 Triliun dan menjadi salah satu emiten batubara dengan marketcap di BEI.

PT Indika Energy (INDY)

Presiden Direktur Indika, Arsjad Rasjid
Photo : Bisnis
Presiden Direktur Indika, Arsjad Rasjid
  • Editor: Raynard Kristian Bonanio
Recommended

Mengenal Perbedaan Investasi SBR dan ORI, Cocok untuk Gen Z

  • 24 Juni 2022, 17:19 WIB
Investasi kepada SBR dan ORI dapat menjadi pilihan bagi generasi Z yang ingin investasi dengan resiko rendah.

3 Prinsip Investasi Menurut Ray Dalio, Penting Diversifikasi Aset

  • 15 Juni 2022, 13:03 WIB
Menurut Ray Dalio, penting diversifikasi aset dan portofolio yang tahan di setiap kondisi ekonomi agar keuntungan optimal.

4 Tips Investasi Karya Seni Rupa Fisik Termasuk Lukisan dan Patung

  • 14 Juni 2022, 07:00 WIB
Tips investasi karya seni rupa fisik dalam bentuk lukisan, patung, seni kayu, dan lain-lain. Bisa terjual hingga miliaran rupiah.

Pengertian Investasi Leher ke Atas, Contoh hingga Manfaat

  • 11 Juni 2022, 17:24 WIB
Investasi leher ke atas sangat cocok dilakukan oleh Gen Z karena berbiaya murah dan memiliki manfaat besar di masa akan datang.

4 Financial Trap yang Harus Dihindari agar Tak Menyesal Tua Nanti

  • 09 Juni 2022, 08:45 WIB
Jebakan keuangan atau financial trap kerap membuat seseorang mengalami kiamat finansial saat menginjak usia tua.

Kisah Investor Legendaris Jos Parengkuan, Pendiri Syailendra Capital

  • 02 Juni 2022, 17:41 WIB
Jos Parengkuan adalah salah satu pendiri Syailendra Capital, pengelola dana investasi reksadana yang mendapat penghargaan.
The Latest
Jukiverse

Pionicon Bawa Jukiverse NFT Mejeng di New York

  • 29 Juni 2022, 16:32 WIB
Elon Musk

PHK Dimulai! Elon Musk Pecat 200 Karyawan Pabrik Tesla

  • 29 Juni 2022, 13:37 WIB
3AC

Perusahaan Kripto Three Arrows Gagal Bayar Utang Rp 9,9 Trilliun

  • 29 Juni 2022, 11:14 WIB
Trading

Reksadana ETF vs Reksadana Biasa, Mana Lebih Cuan?

  • 29 Juni 2022, 07:00 WIB
Bank

Tips Memilih Rekening Tabungan Agar Saldo Tidak Tergerus

  • 28 Juni 2022, 15:54 WIB
INDEKS